About my Blog

Share Information; Blogs, Travel, Technology, Tutorial, Business, College and etc.

Kamis, 03 Juni 2010

Kelahiran dan kematian

Kehidupan subyektif individu berawal pada kelahirannya, atau dalam fase kehamilan terdahulu, selama janin berkembang di dalam tubuh ibu. Kemudian kehidupan berakhir dengan kematian individu. Kelahiran dan kematian sebagai peristiwa luar biasa yang membatasi kehidupan manusia, dapat mempunyai pengaruh hebat terhadap individu tersebut. Kesulitan selama melahirkan dapat berakibat trauma dan kemungkinan kematian dapat menyebabkan rasa keberatan (tak mudah) atau ketakutan (lihat pula pengalaman hampir meninggal). Upacara penguburan adalah ciri-ciri umum masyarakat manusia, sering diinspirasikan oleh kepercayaan akan adanya kehidupan setelah kematian. Adat kebiasaan warisan atau penyembahan nenek moyang dapat memperluas kehadiran sang individu di luar rentang usia fisiknya. (lihat kekekalan).
Masyarakat

Meskipun banyak spesies berprinsip sosial, membentuk kelompok berdasarkan ikatan / pertalian genetik, perlindungan-diri, atau membagi pengumpulan makanan dan penyalurannya, manusia dibedakan dengan rupa-rupa dan kemajemukan dari adat kebiasaan yang mereka bentuk entah untuk kelangsungan hidup individu atau kelompok dan untuk pengabadian dan perkembangan teknologi, pengetahuan, serta kepercayaan. Identitas kelompok, penerimaan dan dukungan dapat mendesak pengaruh kuat pada tingkah laku individu, tetapi manusia juga unik dalam kemampuannya untuk membentuk dan beradaptasi ke kelompok baru.

Sosiologi adalah ilmu pengetahuan yang menjelaskan interaksi antar manusia.

Manusia dan Keindahan

A. KEINDAHAN

* Berasal dari kata indah, yang artinya bagus, permai, cantik, elok, molek, dsb.
* Keindahan merupakan bagian dari kehidupan manusia. Dimana dan kapanpun siapa saja bisa menikmati keindahan.
* Keindahan juga bersifat universal, artinya tidak terikat oleh selera perseorangan, waktu dan tempat, selera mode, kedaerahan atau lokal.
* Pengertian keindahan yg seluas-luasnya meliputi: Keindahan seni-alam-moral-intelektual
* Keindahan dalam arti estetis murni menyangkut pengalaman estetis dari seseorang dalam hubungannya dengan segala sesuatu yang dicerapnya.
* Dan Keindahan dalam arti terbatas lebih disempitkan sehingga hanya menyangkut benda-benda yang dicerapkannya dengan penglihatan, yakni berupa keindahan dari bentuk dan warna.


> Apa Sebab Manusia Menciptakan Keindahan?

1. Tata nilai yang telah usang
2. Kemerosotan Zaman
3. Penderitaan manusia
4. Keagungan Tuhan



B. RENUNGAN

Berasal dari kata renung, artinya diam-diam melakukan sesuatu, atau memikirkan sesuatu dengan dalam-dalam.
Dalam merenung untuk menciptakan seni ada beberapa teori diantaranya:

1.Teori PENGUNGKAPAN
Dalil dari teori ini ialah bahwa "Art is an expression of human feeling" (Seni adalah suatu pengungkapan dari perasaan manusia).
Tokoh teori ekspresi yang paling terkenal ialah filsuf Italia Benedeto Croce (1886-1952) dengan karyanya yang telah diterjemahkan kedalam bahasa Inggris.

2.Teori METAFISIK
Merupakan salah satu teori yang tertua, yakni berasal dari Plato yang karya-karya tulisannya untuk sebagian membahas estetik filsafati, konsepsi keindahan dan teori seni.
Seniman besar adalah seseorang yang mampu dengan perenungannya itu menembus segi-segi praktis dari benda-benda di sekelilingnya dan sampai pada makna yang dalam, yakni memahami ide-ide dibaliknya.

3.Teori PSIKOLOGIS
Salah satunya ialah teori permainan yang dikembangkan oleh Freedrick Schiller (1757-1805) dan Herbert Spencer (1820-1903).
Seni merupakan semacam permainan y menyeimbangkan segenap kemampuan mental manusia berhubungan dengan adanya kelebihan energi yang harus dikeluarkan.

Sebuah teori lagi yang termasuk teori PSIKOLOGIS ialah: Teori Penandaan (Signification Theory) yang memandang seni sebagai suatu lambang atau tanda dari perasaan manusia.



C. KESERASIAN
Berasal dari kata serasi dan dari kata dasar rasi, artinya cocok, kena benar, dana sesuai benar. Kata cocok, kena dan sesuai itu mengandung unsur perpaduan, pertentangan, ukuran dan seimbang.
Keindahan pada dasarnya adalah sejumlah kualitas/pokok tertentu yang terdapat pada sesuatu hal.

a.) Teori Obyektif dan Subyektif
Pendukung teori obyektif adalah Plato, Hegel dan Bernard Bocanquat.
Pendukung teori subyektif adalah Henry Home, Earlof Shaffesbury, dan Edmund Burke.

Teori Obyektif berpendapat, bahwa keindahan atau ciri-ciri yang mencipta nilai estetik adalah sifat (kualitas) yang memang telah melekat pada bentuk indah yang bersangkutan, terlepas dari orang yang mengamatinya.

Teori Subyektif, menyatakan bahwa ciri-ciri yang menciptakan keindahan suatu benda itu tidak ada, yang ada hanya perasaan dalam diri seseorang yang mengamati suatu benda.


b.)Teori Perimbangan
Teori perimbangan berlaku dari abad ke-5 SM sampai abad ke-17 Masehi selama 22 abad.
Teori ini runtuh karena desakan dari filsafat empirisme dan aliran-aliran termasuk dalam seni.
Bagi mereka keindahan hanyalah kesan yang subyektif sifatnya.
Keindahan hanya ada pada pikiran orang yang menerangkannya dan setiap pikiran melihat suatu keindahan yang berbeda-beda.
Para seniman romantik umumnya berpendapat bahwa keindahan sesungguhnya tercipta dari tidak adanya keteraturan, yakni tersusun dari daya hidup, penggambaran, pelimpahan dan pengungkapan perasaan.

Manusia dan Penderitaan

1. Pengertian Manusia
Manusia atau orang dapat diartikan berbeda-beda menurut biologis, rohani, dan istilah kebudayaan, atau secara campuran. Secara biologis, manusia diklasifikasikan sebagai Homo sapiens (Bahasa Latin untuk manusia), sebuah spesies primata dari golongan mamalia yang dilengkapi otak berkemampuan tinggi. Dalam hal kerohanian, mereka dijelaskan menggunakan konsep jiwa yang bervariasi di mana, dalam agama, dimengerti dalam hubungannya dengan kekuatan ketuhanan atau makhluk hidup; dalam mitos, mereka juga seringkali dibandingkan dengan ras lain. Dalam antropologi kebudayaan, mereka dijelaskan berdasarkan penggunaan bahasanya, organisasi mereka dalam masyarakat majemuk serta perkembangan teknologinya, dan terutama berdasarkan kemampuannya untuk membentuk kelompok dan lembaga untuk dukungan satu sama lain serta pertolongan.

Penggolongan manusia yang paling utama adalah berdasarkan jenis kelaminnya. Secara alamiah, jenis kelamin seorang anak yang baru lahir entah laki-laki atau perempuan. Anak muda laki-laki dikenal sebagai putra dan laki-laki dewasa sebagai pria. Anak muda perempuan dikenal sebagai putri dan perempuan dewasa sebagai wanita.

Penggolongan lainnya adalah berdasarkan usia, mulai dari janin, bayi, balita, anak-anak, remaja, akil balik, pemuda/i, dewasa, dan (orang) tua.

Selain itu masih banyak penggolongan-penggolongan yang lainnya, berdasarkan ciri-ciri fisik (warna kulit, rambut, mata; bentuk hidung; tinggi badan), afiliasi sosio-politik-agama (penganut agama/kepercayaan XYZ, warga negara XYZ, anggota partai XYZ), hubungan kekerabatan (keluarga: keluarga dekat, keluarga jauh, keluarga tiri, keluarga angkat, keluarga asuh; teman; musuh) dan lain sebagainya.

Tokoh adalah istilah untuk orang yang tenar (misalnya 'tokoh politik', 'tokoh yang tampil dalam film', 'tokoh yang menerima penghargaan', dll).
2.1. Pengertian Penderitaan

Penderitaan dan kata derita. Kata derita berasal dari kata bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan itu dapat lahir atau bathin, atau lahir bathin. Yang termasuk penderitaan itu ialah keluh kesah, kesengsaraan, kelaparan, kekenyangan, kepanasan, dan lain – lain.

2.2. Penderitaan Sebuah Fenomena Universal

Penderitaan, memang tak hanya terjadi lantaran perang ataupun tingkah manusia agresif lainnya. Banyak hal yang sebenarnya yang bisa menjadi penderitaan manusia, bencana alam, musibah atau kecelakaan, penindasan, perbudakan, kemiskinan dan lain sebagainya. Selain itu penderitaan boleh juga dibilang sebagai fenomena yang universal. Penderitaan tidak mengenal ruang dan waktu. Ini berarti bahwa penderitaan tidak hanya dialami oleh manusia di zaman ini, dimana kebutuhan dan tuntutan hidup semakin meningkat yang pada instansi berikut bisa menimbullkan penderitaan bagi yang tidak mampu memenuhinya. Akan tetapi penderitaan, konon telah dikenal sejak kelahiran manusia pertama. Belum begitu lepas dari ingatan kita, barangkali, betapa adam dan hawa harus menderita terlompat dari surga lantaran tindakannya sendiri yang mengesampingkan perintah tuhan dan lebih menuruti nafsu dan bujukan syaitan.

2.3. Penderitaan Sebagai Anak Penguasaan

Diatas telah dikemukakan bahwa banyak factor yang sebenarnya menjadi penyebab penderitaan manusia, pendekatan bisa saja diakibatkan oleh perang, bencana alam, musibah atau kecelakaan, penindasan, perbudakan, kemiskinan, dan lain sebagainya. Namun demikian tidak jarang justru penderitaan dating atau disebabkan oleh unsure manusia itu sendiri. Banyak factor bukti menunjukkan bahwa factor yang telah disebut di atas mampu menjadi timbulnya penderitaan lewat sentuhan tangan manusia.

Manusia sebagai factor utama penyebab penderitaan memang sudah disadari sejak dahulu, penderitaan manusia yang satu tidak bisa dilepaskan daru ulah manusia lainnya. Ini semua sulit terbantahkan mengingat penderitaan itu pada dasarnya merupakan anak penguasaan, dan jarang sebagai anak kebebasan.

Penderitaan manusia, sebagai buah dari praktek penguasaan, tidak lepas pula dari pengamatan para sastrawan, atau bahkan pada seniman pada umumnya. Dan memang terhadap yang satu ini mereka umumnya lebih mudah menangkan fenomena tersebut dan sekaligus lebih vokal dalam menyuarakannya dibandingkan kelompok property lainnya.

2.4. Siksaan

Berbicara tentang siksaan, maka terbayang pada ingatan kita tentang nerakadan dosa dan akhirnya firman Tuhan dalam kitab suci Al – Quran. Seperti kita maklumi di dalam kitab suci Al – Quran terdapat banyak sekali surat dan ayat yang membicarakannya tentang siksaan ini.

Dalam Al – Quran surat – surat lain banyak berisi jenis ancaman dan siksaan bagi orang – orang musyrik, syirik, makan riba, dengki, memfitnah, mencuri, makan harta anak yatim, dan sebagainya. Namun siksaan yang dialami manusia setelah didunia fana ini tidak akan dibicarakan oleh penulis dalam modul ini, karena itu tugas para ahli agama.

Berbicara tentang siksaan terbayang dibenak kita sesuatu yang sangat mengerikan bahkan mungkin mendirikan bulu kuduk kita, siksaan itu berupa penyakit, siksaan hati, siksaan badan oleh orang lain dan sebagainya.

Siksaan manusia ini ternyata juga menimbulkan kreativitas bagi yang pernah mengalami siksaan atau orang lain yang berjiwa seni yang menyaksikan baik langsung ataupun tidak langsung.

2.5. Rasa Sakit

Rasa sakit adalah rasa yang tidak enak bagi pendeirta, rasa sakit atau penyakit tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Penderitaan rasa sakit, dan siksaan merupakan rangkaian yang satu dengan lainnya tak dapat dipisahkan merupakan rentetan sebab akibatnya. Karena siksaan orang merasa sakit dank arena merasa sakit orang menderita.

Rasa sakit banyak hikmahnya, antara lain dapat mendekatkan diri penderita kepada Tuhan, dapat menimbulkan rasa kasihan terhadap penderita dapat membuka rasa keprihatinan manusia, rasa social, dermawan, dan sebagainya.

Tiap rasa sakit atau penyakit ada obatnya hanya tergantung kepada penderita atau keluarga penderita, apakah ada usaha atau tidak.

2.6. Neraka

Berbicara tentang neraka maka lazimnya kita tentu ingat kepada dosa, juga terbayang dalam ingatan kita yang luar biasa. Jelaslah bahwa antara mereka, siksaan, rasa sakit dan penderitaan terdapat hubungan dan tak dapat dipisahkan satu sama lain.

Manusia masuk neraka karena dosa, oleh karena itu, bila kita berbicara tentang dosa berarti juga berkaitan tentang kesalahan . dalam Al – quran banyak yang berisi tentang siksaan di neraka, atau ancaman siksaan.

Banyak penderitaan yang dialami orang di dunia karena hebatnya penderitaan itu tak ubahnya dengan neraka saja. Neraka atau penderitaan yang hebat itu menimbulkan daa kreativitas manusia. Selain itu banyak media massa yang mengkomunikasikan penderitaan hebat yang pilu dan haru membacanya, sehingga banyak orang yang mengulurkan tangan ingin meringankan beban penderitaan sesamany. Karya budaya, tulisan dan penderitaan dapat mengubah sikap mental manusia.

2.7. Manusia dan Penderitaan

Penderitaan adalah sebuah kata yang sangat dijauhi dan paling tidak disenangi oleh siapapun. Berbicara tentang penderitaan ternyata penderitaan tersebut berasal dari dalam dan luar diri manusia. Biasanya orang menyebut dengan factor internal dan faktor eksternal.

Dalam diri manusia itu ada cipta, rasa dan karysa. Karsa adalah sumber yang menjadi penggerak segala aktivitas manusia. Cipta adalah realisasi dari adanya karsa dan rasa. Baik karsa maupun rasa selalu ingin dipuaskan. Karena selalu ingin dilayani, sedangkan rasa selalu ingin dipenuhi tuntutannya. Baru dalam keduanya menemukan yang dicarinya atau diharapkan manusia akan merasa senang, merasa bahagia.

Apabila karsa dan rasa tidak terpenuhi apa yang dimaksudkan, manusia akan mendata rasa kurang mengakibatkan munculnya wujud penderitaan, bahkan lebih dari itu, yaitu rasa takut.

Rasa takut itu justru sudah menyelinap dan dating menyerang kita sebelum bencana atau bahaya itu dating menyerangnya. Sekarang yang paling penting adalah bagaimana upaya kita meniadakan rasa kurang dan rasa takut itu. Karena kedua rasa itu termasuk penyakit batin masuia, maka usaha terbaik ialah menyehatkan bathin itu sendiri, rasa kurang itu muncul dikarenakan adanya anggapan lebih pada pihak lain.

Kita sudah tahu bahwa factor – factor yang mempengaruhi penderitaan itu adalah factor internal dan faktor eksternal. Eksternal datangnya dari luar diri manusia. Factor ini dapat dibedakan atas dua macam ; yaitu eksternal murni dan tak murni. Eksternal murni adalah penyebab yang benar – benar berasal dari luar diri manusia yang bersangkutan. Penderitaan itu tidak bukan merupakan akibat ulah manusia yang bersangkutan.

Senin, 17 Mei 2010

Membuat template Joomla dari Design Photoshop

Bagi anda penggila web desain dengan menggunakan CMS Joomla ataupun Drupal berikut saya kenalkan cara gampang dan cepat untuk membuat template Joomla dan Drupal.
1. Pertama-tama silahkan anda lihat video tutorialnya di www.youtube.com/watch?v=hf0Fovrm4Lc
2. Kemudian anda desain template anda di Photoshop seindah dan secantik mungkin, simpan dalam format .psd dan kemudian anda upload file .psd anda terseubut ke , anda tunggu beberapa menit dan nantinya hasilnya sudah berbentuk fila html, image folder dan css.
Gimana? mudah bukan????

semoga bermanfaat.

Sumber : wikanwiratmoko.blogspot.com

PHP Framework

Saat ini sudah banyak diantara kita yang menggunakan framework dalam membuat sebuah aplikasi berbasis web. Karena dengan menggunakan framework diharapkan kita bisa membuat aplikasi dengan lebih cepat dan mudah. Dibelantara pemrograman PHP saat ini sudah banyak sekali framework yang bisa kita gunakan, mulai dari yang sederhana sampai framework yang begitu kompleks, dari yang biasa-biasa saja sampai yang sudah support Ajax dan sudah menerapkan metode MVC (Model View Controller). Dan juga satu hal yang perlu diingat dalam memilih framework yaitu kita sesuaikan dengan versi php yang kita pakai, karena ada framework yang support pada php versi 5 saja, versi 4 saja atau kedua-duanya.

Sebagai bahan pertimbangan dalam memilih framework, berikut ini akan saya tampilkan beberapa framework dan fitur-fiturnya yang bisa kita gunakan sebagai referensi dalam menentukan framework apa yang akan kita pakai dalam membuat sebuah aplikasi berbasis web dengan menggunakan PHP, table ini saya ambil dari www.phpframeworks.com

Menulis Kode HTML di Blog

Bagi blogger yang pernah bingung ketikan menuliskan kode HTML pada postingan, bermaksud memunculkan kode HTML tapi tak ada satu pun Tag yang muncul, namun isi dari Tag yang muncul. Kini takperlu bingung bila ingin menuliskan kode HTML di blog, ada banyak cara kok Anda tidak perlu mengerti tentang bahasa HTML tersebut, tinggal copy paste aja bos. Gini ni caranya..

Masuk ke situs www.centricle.com/tools/html-entities, trus isikan kode-kode kamu kedalam kotak yang disediakan, nah kalo sudah tekan tombol "Encode", maka kamu akan mendapatkan script baru , dan tinggal di posting di halaman blog kamu.

atau

Masuk ke situs www.blogcrowds.com lalu masukkan kode-kode tersebut kedalam kotak yang disediakan lalu tekan "Parse". Tinggal paste juga di blogmu. Gampang kan..

Senin, 10 Mei 2010

MEMBUAT EFEK BAYANGAN DENGAN ADOBE PHOTOSHOP


Pada tutorial ini saya akan membuat efek bayangan seperti tulisan diatas menggunakan Adobe Photoshop. Seperti yang dapat kita lihat pada gambar diatas, terdapat bayangan dibawah tulisan dan lambang universitas gunadarma. Pertama yang harus dilakukan adalah menyiapkan canvas berukuran 25x4 inche. Ukuran canvas dapat disesuaikan sesuai kebutuhan anda. Karena bahan gambar yang ada memiliki resolusi yang agak besar maka saya berikan ukuran kanvas sebesar itu. Kemudian bahan yang harus dimiliki adalah sebuag logo seperti logo universitas gunadarma diatas.



1. langkah pertama buka logo universitas gunadarma dengan nama file logo.jpg. Kemudian pada toolbar dipilih move tool (shift+v), pada layer file gunadarma tersebut klik kiri lalu tahan dan arahkan kursor ke layer yang kosong. Letakkan logo tersebut pada pojok kiri atas seperti gambar berikut.



2. Langkah kedua pada toolbar kita pilih tool horizontal type tool (shift+t). Pada layer ketikkan kata “Universitas Gunadarma”. Text color diubah menjadi ungu (#7e2086). Hasilnya dapat dilihat pada gambar berikut.



3. Langkah ketiga adalah penduplikasian masing-masing objek baik gambar maupun text yang telah dibuat. Pertama klik kiri layer 1 kemudian tekan Ctrl+Alt+klik kiri dan tahan lalu geser kebawah text yang bertuliskan universitas gunadarma. Sesuaikan text agar posisinya tepat tidak tindih dengan text induknya.



4. Langkah keempat adalah memutar (flip) pada text duplikasi menjadi terbalik 90 derajat. Pada tool bar dipilih Rectangular Marquee Tool kemudian klik kanan pada text duplikasi. Pilih Free Transform, kemudian klik kanan lagi dan pilih Flip Vertical seperti gambar dibawah ini.



Geser text yang terbalik tersebut dengan menggunakan Move Tool (shift+m) sesuaikan agar tidak terlalu jauh dn tidak terlalu dekat dengan induk textnya.

5. Langkah ketujuh adalah menciptakan efek bayangan pada text yang terbalik tersebut. Pilih Gradient Tool (shift+g) pada tool bar. Namun sebelumnya klik Add Vector Mask pada panel layer universitas gunadarma copy. Tujuannya agar dapat diciptakan efek bayangan. Kemudian pada tool bar pilih Gradient Tool (shift+g). Pada layer klik kiri tahan dan geser kebawah sehingga tercipat garis dan efek bayangan. Sesuaikan dengan keinginan dan estetika. Lakukan langkah langkah yang telah kita lakukan pada logo gunadarma sehingga hasilnya seperti ini.



Mudah bukan, selamat mencoba...